Autocillin jakarta
Autocillin jakarta

Bagi anda yang ingin merasakan keamanan  dan kenyamanan yang maksimal ketika anda memiliki sebuah kendaraan khususnya mobil, salah satu cara yang bisa anda lakukan adalah dengan melengkapi kendaraan anda tersebut dengan sebuah produk asuransi kendaraan yang saat ini cukup mudah untuk bisa anda peroleh.

Salah satu produk asuransi kendaraan yang bisa anda pilih tersebut adalah asuransi kendaraan Autocillin Jakarta, yaitu sebuah produk asuransi yang dikeluarkan oleh Adira Insurance yang menyediakan jaminan perlindungan atas segala jenis kerugian yang mobil anda derita kapan saja dan dimana saja.

Hasil gambar untuk Autocillin jakarta

Asuransi Autocillin Jakarta memiliki dua jenis perlindungan yaitu asuransi all risk dan asuransi toal loss only. Khusus untuk asuransi all risk, asuransi tersebut merupakan asuransi yang akan membayar klaim untuk segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan. Setiap polis asuransi yang kita beli, maka sebagai konsekuensinya kita harus dan wajib membayar preminya. Besarnya premi dalam asuransi kendaraan Autocillin berbeda – beda sesuai dengan jenis jaminan perlindungan yang anda pilih.

Pada asuransi Autocillin, premi asuransi all risk jauh lebih mahal dibandingkan dengan premi asuransi TLO karena jenis perlindungan all risk jauh lebih comprehensif dibandingkan dengan jaminan TLO. Berikut ini akan diinformasikan mengenai besarnya premi yang akan dibebankan kepada para nasabah untuk jenis asuransi all risk Autocillin.

Adapun beberapa tarif premi asuransi all risk Autocillin tersebut adalah sebagai berikut , untuk Jenis kendaraan non truk dengan harga dibawah 100 juta, untuk kendaraan dinas/pribadi biayanya adalah sebesar 3.6 % (Sumatera), 3.35 % (Jawa 1) dan 3.1 % (Jawa 2). Sedangkan untuk kendaraan komersial sebesar 3.7 % (Sumatera),

3.45 % (Jawa 1) dan 3.2 % (Jawa 2), Jenis kendaraan non truk dengan harga dibawah 100 – 300 juta, untuk kendaraan dinas/pribadi biayanya adalah sebesar 2.89 % (Sumatera), 2.69 % (Jawa 1) dan 2.5 % (Jawa 2). Sedangkan untuk kendaraan komersial sebesar 2.99 % (Sumatera), 2.79 % (Jawa 1) dan 2.6 % (Jawa 2)