Dunia perbankan di Indonesia sekarang ini mengalami banyak kemajuan terutama dengan berkembang pesatnya perbankan syariah. Adanya perbankan syariah ini menjadi solusi bagi umat muslim yang menginginkan proses dalam kegiatan transaksi di bank sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Selain itu adanya bank syariah sedikit banyak juga berpengaruh untuk perekonomian menjadi lebih baik, karena untuk bank Syariah tidak hanya orang muslim saja yang menyukainya tetapi dari kalangan non muslim pun banyak yang melakukan transaksi di bank syariah.

Adanya perkembangan bank syariah yang pesat sudah sewajarnyan untuk mengetahui bagaimana sistem operasional yang ada di dalamnya. Dalam hal ini yang termasuk sistemnya yaitu pada masalah akad yang menggunakan akad wadiah dan mudharabah untuk produk tabungan yang ada. Pada kedua akad tadi bisa menentukan akan penggunaan dana yang disimpan pada bank syariah sehingga menjadi penting mengetahuinya sejak awal.

Untuk mengetahui akad pada bank syariah dengan akad wadiah dan mudhrabah ini bisa dijelaskan seperti berikut. Pertama akad wadiah yang secara bahasa mengandung arti meninggalkan sesuatu dilihat dari asal katanya yaitu Wada’asy syai’-a. Secara lebih ringkasnya akada wadiah mengandung arti sesuatu yang ditinggalkan pada pihak lain supaya diurus atau dijaga. Pihak yang melakukan akad wadiah dapat berupa perorangan ataupun perusahaan. Sementara itu pihak yang menjaga harta titipan haruslah yang benar-benar profesional dalam menjaga dan bisa mengembalikan ketika pihak yang menitipkan akan mengambilnya.

Dalam memudahkan pihak yang menggunakan akad wadiah ini bisa dilihat misalnya dari penggunaan kata Muwadi’ yang merupakan pihak yang menitipkan barang atau sering juga disebut nasabah. Dan juga Mustauda yang merupakan pihak yang dititipi amanah atau pihak banknya. Sementara itu untuk akad yang terjadi menggunakan dua jenis akad yaitu akad Wadiah yad al-Amanah yang merupakan kegiatan murni dengan menitipkan barang atau uangnya dengan bekal kepercayaan kepada pihak Mustauda. Untuk barang yang dititipkan ini tidak boleh ada pemanfaatan pada barang atau uangnya, tetapi jika barang atau hilang maka pihak yang dititipi wajib bertanggung jawab untuk menggantinya.

Akad yang kedua dalam wadiah yaitu yad Adh-Dhamanah yaitu dimana pihak Muwadi atau yang mentipkan uangnya kepada pihak mustauda. Dalam waktu menitipkan tersebut barang atau uang yang dititipkan bisa dimanfaatkan oleh pihak Mustauda. Akan tetapi jika terjadi kerusakan atau kehilangan maka barang barang yang dititipkan wajib dikembalikan. Akad yang kedua ini biasanya sering digunakan pada berbagai bank syariah yang ada di Indonesia.

Kedua pada akad bank syariah ada juga menggunakan akad Mudharabah yang mengandung arti berjalan atau memukul. Dalam istilah akad Mudharabah pengertian tadi bisa diartikan sebagai usaha seseorang berjalan selangkah demi selangkah dalam bidang usaha. Pada akad mudharabah terjadi kerjasama dua pihak atau lebih yang dimana salah satu pihak menjadi pemilik modal dan pihak lainnya menjadi pengelola modal atau mudharib.

Pada mudharabah memiliki dua jenis akad pertama mudharabah muthlaqah yaitu akad syariah dimana pemodal memberikan kebebasan kepada pihak yang diamanahi untuk mengelola dana yang ia amanahkan. Pada proses pengelolaan ini pihak pemodal tidak turut campur untuk melakukan usaha akan tetapi masih bisa mengawasi bagaimana perkembangan usahanya.

Kedua yaitu mudharabah muqayyadah yaitu akad yang dimana pihak pemilik modal memberikan batasan untuk pengelolaan dana yang dilakukan dalam menjalan usaha. Atau pemilik modal turut andil menentukan bangaimana cara dalam proses usaha. Dengan kata lain mudharabah muqayyadah merupakan kebalikan dari akad mudharabah muthlaqah.

Untuk proses dalam dunia perbankan syariah kedua akan tadi menjadi hal yang banyak dilakukan, karena keduanya telah diatur dengan prinsip-prinsip Islam. Untuk bank syariah yang ada di Indonesia bisa dilihat yaitu di bank syariah Danamon yang merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia. Untuk anda yang mencari bank syariah terbaik maka pilihan bank Danamon syariah bisa menjadi pilihan yang tepat untuk anda. Untuk mencari informasi lebih jelasnya bisa dengan langsung mendatangi bank Danamon terdekat anda atau bisa juga melihat di website resminya.