Parenting anak adalah salah satu cara untuk mengajarkan atau mengajak si kecil untuk melakukan dan melaksanakan segala hal yang bersifat positif. Namun banyak pula para orang tua yang mengalami kesulitan ketika harus berhadapan dengan buah hatinya. Hal ini karena di usia saat ini atau balita adalah masa dimana mereka lebih bebas dan sesukanya untuk melakukan sesuatu. Tipe orang tua dalam menghadapi masalah seperti ini pun berbeda-beda.

Jika ternyata tidak tepat dalam mengajarkan disiplin pada si kecil maka bisa saja mereka akan lebih suka kabur dan membangkang. Namun sebaiknya diusahakan agar tidak melakukan kekerasan dalam mendidik si kecil karena hanya membuang energi saja. Oleh sebab itu alangkah baiknya jika orang tua menggunakan cara yang lebih baik tanpa melukai hati maupun fisik si kecil.

Parenting Anak TK Yang Sudah Paham Banyak Hal

Jika kita bicara tentang perlu atau tidak parenting anak untuk kesiapan mental dan bekal di masa yang akan datang maka jawabannya sangat penting dan si kecil membutuhkan itu. Jadi sudah sangat jelas sebagai orang tua kita tidak hanya wajib untuk mengajari satu hal saja melainkan banyak hal yang baik.

Anak usia 2 sampai 3 tahun umumnya akan bekerja keras untuk memahami bagaimana perilaku mereka memengaruhi semua orang yang ada didekatnya. Hal ini tentu sangat di perlukan parenting anak 3 tahun untuk mengatur pola asuh yang diterapkan secara rutin dan konsisten. Sehingga membuat anak merasa lebih aman dan terlindungi. Anak menjadi tahu apa yang diharapkan oleh orangtuanya sehingga dapat bersikap lebih tenang ketika diberikan perintah.

Jika sebagai orang tua kita tidak bisa konsisten, maka si kecil akan merasa bingung. Nah sebagai contohnya misal saat Anda tidak membolehkan si kecil bermain bola di dalam rumah namun ternyata hari lain Anda justru membiarkannya. Hal ini tentu akan membuat hubungan antara anjuran dan larangan di otak anak bercampur sehingga si kecil tak tahu mana yang boleh dan mana yang dilarang. Oleh sebab itu, tidak heran jika anak lama kelamaan menjadi kurang disiplin.

 

Sebaiknya Anda melakukannya secara terus menerus sampai mereka mengerti dengan perintah yang diberikan. Buah hati Anda akan mudah memahami perintah dan belajar melakukan hal yang sama setelah beberapa kali kejadian berulang.

Cara mendidik anak sejak balita yang lain yaitu dengan mengikuti pola pikir si kecil. Memang sangat mudah untuk merasa kesal saat si kecil membuat seisi rumah berantakan. Hari ini si kecil menggambar seluruh dinding rumah dengan krayon, lalu keesokannya menyebarkan mainan tanpa membereskannya lagi. Anda tentu pusing dibuatnya.

Namun ingat, pola pikir Anda tentu berbeda dengan pola pikir si kecil. Mungkin bagi Anda membereskan mainan adalah hal yang mudah dan dapat cepat diselesaikan, tapi belum tentu untuk si kecil. Jadi, cobalah untuk mengikuti pola pikir anak. Pada anak seusianya, hal-hal seperti itu memang menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Sebagai orangtua Anda harus tau  bahwa Anda juga melakukan hal yang sama ketika pada saat usia Anda seperti mereka. Hal ini karena usia balita merupakan masa ketika si kecil belajar dan mengenal apa yang ada di sekitarnya. Jadi, kesimpulannya adalah parenting anak itu sangat penting ketika usianya dan nanti ketika mereka sudah tumbuh dewasa. Sebagai orang tua Anda harus bisa menjadi contoh yang baik untuk buah hati Anda sebab apa yang Anda lakukan maka mereka pun akan meniru dan mengikutinya.

Tetap semangat mendidik si kecil ya Bun, semoga sehat selalu dan menjadi anak yang membanggakan orangtua. Sekain semoga bermanfaat