Kalender masa subur memang sangat penting bagi wanita yang ingin mengetahui apakah ia akan hamil dalam waktu dekat atau tidak. Tahukah Anda tentang fakta bahwa usia wanita yang menikah akan  semakin meningkat? . Sebenarnya ini merupakan hal yang dilema mengingat standar bagi wanita untuk menikah adalah kurang lebih usia 22 tahun.

Padahal jika dilihat dari sisi medis, wanita di atas usia 30 tahun mempunyai risiko lebih susah hamil dibandingkan wanita yang berusia dibawahnya. Mengapa demikian ? Nah, pertanyaan seperti ini sering muncul pada masyarakat dan kali ini akan kami jelaskan salah satu penyebabnya adalah karena tiap wanita lahir dengan jumlah sel telur yang terbatas.

Semakin bertambahnya usia seorang wanita, maka akan semakin berkurang pula kualitas dan jumlah sel telur yang dimiliki. Disamping itu, sel telur pada wanita dengan usia lebih tua juga lebih sulit untuk dibuahi jika dibandingkan dengan wanita yang berusia lebih muda. Sebenarnya kehamilan pada wanita yang memiliki usia di atas 30 tahun memiliki risiko untuk mengalami gangguan berbahaya. Tentu saja Anda harus mengetahui risiko kehamilan di atas usia 30 tahun untuk membantu nantinya dalam menjalani kehamilan yang normal.

Kalender Masa Subur Bagi Wanita Usia Diatas 30 Tahun

Memasuki usia 30 tahun tentu kesempatan untuk mempunyai keturunan atau buah hati sedikit lebih sulit. Bahkan, kesempatan ini akan menurun lagi ketika wanita sudah mulai memasuki usia 35 tahun ke atas. Tidak sampai disitu saja, ada beberapa risiko lain untuk seorang wanita di atas usia 30 tahun yang masih berambisi untuk memiliki keturunan.

Untuk mengetahui seorang wanita usia 30 tahun tersebut akan hamil atau tidak maka sebelumnya bisa terlebih dahulu di cek pada kalender masa subur wanita. Namun, jika Anda merupakan salah satu wanita yang berusia 30 tahun atau lebih dan sedang menjalani persiapan untuk kehamilan maka jangan khawatir dengan kondisi tersebut.

Untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan selama masa kehamilan maka Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini agar proses kehamilan dapat berjalan dengan lancar, diantaranya adalah ;

  • Cek kesehatan secara penuh setelah mengetahui tanda tanda hamil

Memang disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara penuh seperti dalam dan luar tubuh sebelum memutuskan untuk hamil. Selain itu Anda juga perlu melakukan pemeriksaan pada tekanan darah, tes urine, dan kadar gula darah. Pemeriksaan kesehatan tersebut juga dibutuhkan selama masa kehamilan.

  • Konsultasi tentang kehamilan pada dokter

Seorang wanita yang hamil diatas usia 3o tahun, apalagi di atas 38 tahun maka harus menjalani pemeriksaan secara rutin jika dibandingkan wanita hamil di usia lebih muda pada umumnya. Selain itu juga sangat disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan yang ada di rumah sakit dibandingkan hanya bidan di klinik.

  • Jangan merokok dan mengonsumsi minuman keras

Seorang wanita tidak sepantasnya merokok, sebisa mungkin jangan merokok apalagi ketika usia sudah memasuki 30 tahun lebih. Berhenti merokok adalah salah satu tindakan yang tepat untuk mengurangi bahaya pada kesehatan ibu dan bayi. Selain itu, kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman keras, dan pola makan yang tidak sehat juga berbahaya untuk wanita hamil.

  • Mendeteksi dan mencegah adanya kelainan kromosom pada janin

Jika memang diperlukan, terutama bila terdapat riwayat di dalam keluarga yang kurang baik maka tidak ada salahnya Anda menjalani tes untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin.

  • Menjaga berat badan agar selalu ideal

Hal ini bisa dilakukan dengan cukup bergerak lebih sering dan menjalankan pola makan sehat kaya nutrisi. Anda juga bisa mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran segar serta makanan yang berserat. Selain itu, Anda juga harus sering – sering mengecek kalender masa subur ibu usia 30 tahun guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan dan bisa lebih siap untuk menjalani proses kehamilan nantinya.