3 JENIS KAOS BUATAN ANAK BANGSA YANG POPULER
3 JENIS KAOS BUATAN ANAK BANGSA YANG POPULER

Bisnis kaos yang banyak digeluti oleh banyak orang akhir-akhir ini menunjukan peningkatan yang bisa dikatakan sangat drastis. Bisnis-bisnis konveksi rumahan sudah dimuai oleh banyak orang di kota-kota besar atau kota-kota kecil di Indonesia. Bahan kaos yang beragam dari mulai cotton dengan kualitas terbaik dan kualitas menengah di produksi oleh para pemilik konveksian atau distro-distro.

Kaos lokal saat ini bisa bersaing dengan kaos-kaos import yang harganya selangit. Meskipun dalam bahan kaos import memilki standar yang tinggi karena kaos import melewati seleksi kualitas terlebih dahulu sebelum di pasarkan. Tapi kaos lokal tidak kalah baik meskipun kalah dari segi kualitas bukan berarti kaos lokal memiliki kualitas yang buruk. Berikut adalah 3 jenis kaos hasil anak bangsa yang sangat populer.

1. Kaos Distro Underground

Kaos dengan konsep desain musik underground  sudah banyak peminatnya. Konsep kaos dengan warna hitam dan desain yang benar-benar gotik ini menjadi sangat bagus dipadukan dengan desain hasil karya desainer bepengalaman. Kota kota besar seperti Bandung kaos dengan konsep demikian memiliki pasaran yang luas dan hampir mencangkup seluruh Jawa Barat. Bayangkan berapa omset yang dihasikan para produsen kaos-kaos dengan konsep musik underground tersebut jika pasarannya sudah hampir seluruh remaja di Jawa Barat. Orang-orang dari kalangan yang tidak menyukai musik tersebut banyak menyukainya, alasan mereka menyukai kaos tersebut adalah desain yang menarik dengan  menampilkan gambar-gambar gotik yang kreatif

2. Kaos Kata-Kata

Kaos import juga banyak yang menawarkan kaos dengan konsep seperti ini, tapi kaos lokal yang memilki konsep seperti ini tidak kalah luar biasanya seperti dagadu. Dagadu adalah kaos dengan mengusung konsep desain kata-kata yang menarik, penuh candaan dan nyeleneh yang kemudian menjadi ikon kota Jogja kota asal dari kaos tersebut. Tidak hanya jogja, beberapa kota lainnya seperti Surabaya ternyata punya kaos serupa itu. Jika di Jogja ada dagadu di Surabaya ada kaos cak cuk yang memiliki konsep tidak jauh berbeda dengan kaos dagadu. Begitu juga dengan Bali, nama kaos khas bali adalah Joger. Tapi untuk kaos khas bali ini sayangnya tidak ada toko cabangnya.

3. Kaos Batik

Batik adalah khas negara kita. Dahulu batik hanya sebagai pakaian resmi berupa kebaya dan kemeja bagi para laki-laki. Tapi seiring dengan berkembangnya jaman, para pelaku mode tidak ingin batik tertinggal dan mengaplikasikan pada kaos.