5 Tempat Wisata di Papua yang Populer

5 Tempat Wisata di Papua yang Populer – Bila Anda memikirkan Indonesia tidak lebih menarik dari negara-negara di Eropa sana, coba bertandang ke tanah Papua. Pulau paling timur Indonesia ini mempunyai semua keindahan alam yang tidak habis Anda jelajahi. Daratan serta alam bawah lautnya jadi surga sendiri untuk beberapa pengagum wisata alam. Tidak cuma alamnya yang kaya, Papua juga menaruh kearifan budaya lokal yang masihlah bertahan di jaman serba moderen ini. Menjelajahi Papua pastinya bakal jadi satu pengalaman menarik yang dapat Anda katakan ke keluarga serta rekan.

5 Tempat Wisata di Papua yang Populer

Kunjungi Papua, jelalajahi kekayaan negeri sendiri. Bila masihlah bingung mesti ke mana sepanjang disana nanti, tersebut ikhtisar obyek wisata di Papua yang harus dikunjungi :

1. Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Taman nasional dengan luas 1. 453. 500 hektar ini nyaris 90% berbentuk perairan. Tidak mengherankan bila Taman Nasioanal Teluk Cenderawasih jadi lokasi konservasi laut paling besar serta terluas di Indonesia. Disini, ada 196 type moluska serta 209 type ikan yang dapat Anda saksikan di alam bawah lautnya. Seringkali kura-kura, penyu, hiu serta lumba-lumba juga turut temani Anda waktu menyelam.

Taman Nasional Teluk Cenderawasih diresmikan pada th. 1993 oleh Kementerian Kehutanan. Terkecuali nikmati alam bawah lautnya, Anda dapat juga menjelajahi pulau-pulaunya. Pulau Mioswaar, satu diantara pulau di obyek wisata di Papua ini, mempunyai gua dengan sumber air panas dengan kandungan belerang yang layak Anda kunjungi. Terkecuali Pulau Mioswaar, masihlah ada Pulau Yoop, Pulau Numfor, Pulau Nusrowi serta pulau-pulau yang lain yang tidak bisa Anda terlewat.

Obyek wisata ini dengan cara administratif ada di dua kabupaten yakni Wondama serta Nabire. Taman nasional ini dapat jadi pusat riset hiu paus atau whale shark yang dikerjakan oleh pemerintah bekerja bersama dengan LSM dalam serta luar negeri.

2. Raja Ampat

Siapa tidak mengetahui Raja Ampat? Satu diantara obyek wisata di Papua ini keindahannya menarik perhatian wisatawan domestik serta mancanegara. Lokasi Raja Ampat ini terbagi dalam empat pulau besar yakni Waigeo, Misool, Salawati, Batanta serta pulau-pulau kecil di sekelilingnya.

Raja Ampat mempunyai biota laut yang bermacam. Menurut laporan dari The Nature Conservancy, sejumlah 75% spesies laut dunia diketemukan di perairan Raja Ampat. Sepanjang menyelam, Anda bakal ditemani sekitaran 1. 511 type ikan serta penyu laut. Mengasyikan, ya? Walau Anda bebas menyelam setiap saat selama th. disini, tetapi saat terbaiknya yaitu pada bln. Oktober serta November. Pada bebrapa bln. ini, cuaca tengah bagus serta air begitu jernih hingga jarak pandang waktu menyelam begitu ideal.

Bila tidak menginginkan menyelam, Anda masihlah dapat nikmati keindahan Raja Ampat dengan lakukan trekking di pulau-pulaunya. Takut tersesat? Tenang. Anda dapat memakai layanan pemandu disini. Pemandu di obyek wisata ini yaitu warga setempat yang setiap harinya berprofesi sebagai nelayan. Janganlah lupa membawa buah pinang atau permen untuk diberikan pada warga setempat. Buah pinang serta permen dikira sebagai sinyal persahabatan serta bakal bikin Anda lebih akrab dengan mereka.

Disini, terdapat beberapa suvenir yang dapat Anda beli sebagai oleh-oleh dari mulai patung suku Asmat hingga alat musik serta kain tradisional.

3. Danau Sentani

Danau dengan luas 9. 360 hektar ini adalah danau paling besar di Papua. Terdapat sekitaran 50 km dari pusat kota Jayapura, Danau Sentani tawarkan keindahan mengagumkan. Sekurang-kurangnya ada 21 pulau yang menghiasi danau dengan ketinggian 75 mtr. diatas permukaan laut ini.

Terdapat beberapa aktivitas yang dapat Anda kerjakan disini dari mulai berenang, memancing, menyantap kuliner di sekitaran danau hingga menyewa perahu untuk berkeliling danau. Diluar itu, ada 24 desa di sekitaran obyek wisata ini yang dapat Anda kunjungi serta berhubungan segera dengan warganya. Panorama jejeran tempat tinggal panggung dengan jaring ikan jadi hal yang lumrah Anda saksikan disini.

Yang menarik yaitu ada acara tahunan yakni Festival Danau Sentani yang umum diadakan pada pertengahan bln. Juni. Waktu festival berjalan, obyek wisata di Papua ini bakal penuh disesaki wisatawan yang menginginkan melihat beragam pertunjukan seni serta budaya setempat. Terkecuali nikmati pertunjukan sepanjang festival, Anda dapat juga memuaskan lidah serta perut dengan kuliner khas Papua yang banyak dihidangkan disini.

4. Danau Paniai

Danau Paniai tidak kalah menarik dari Danau Sentani. Danau ini bahkan juga dikatakan sebagai danau terindah pada Konferensi Danau Se-Dunia di India pada tanggal 30 November 2007 yang diikuti 157 negara. Danau ini ada di ketinggian 1. 700 mtr. diatas permukaan laut dengan luas 14. 500 hektar. Waktu senja, panorama di obyek wisata ini begitu cantik. Anda dapat lihat siluet tebing-tebing, burung-burung berterbangan diatas danau ditambah perahu nelayan setempat yang mulai merapat pulang.

Disini, Anda dapat memancing berbarengan bebrapa wanita suku Mee serta Moni yang umum di panggil ‘mama’. Danau Paniai adalah satu diantara penghasil ikan air tawar paling besar di Papua, banyak ikan yang Anda dapatkan disini seperti ikan mas, ikan nila serta ikan mujair.

Sarana yang disiapkan di obyek wisata di Papua ini cukup komplit dari mulai pos jagalah, pemandu, sewa perahu serta alat pancing, hingga warung makan di sekitaran danau. Bila menginginkan nikmati keindahan Danau Paniai lebih lama, Anda dapat bermalam dirumah warga.

5. Lembah Baliem

Lembah Baliem adalah rumah suku Dani, Yali serta Lani yang terdapat di sekitaran Pegunungan Jayawijaya. Ada di ketinggian 1. 600 mtr. diatas laut bikin suhu ditempat ini dapat meraih 10-15 derajat Celcius saat malam hari. Disini, Anda dapat lihat serta berhubungan segera dengan suku asli yang masihlah menggunakan koteka untuk pria serta rok rumbai untuk perempuannya.

Pada bln. Agustus, Lembah Baliem jadi obyek wisata di Papua yang menarik banyak perhatian wisatawan. Sepanjang tiga hari diadakan acara tahunan yakni Festival Lembah Baliem. Festival ini sesungguhnya adalah langkah pemerintah untuk menghapuskan perang antar suku yang kerap berlangsung disini. Perang antar suku sudah dilarang, sebagai ubahnya diselenggarakan festival ini yang merubah perang itu jadi pertunjukan seni serta budaya untuk mengundang wisatawan.

Dalam perang di festival ini, ada skenario yang digerakkan. Umumnya perang bakal dengan diawali penculikan wanita satu diantara suku atau pencurian babi sebagai hewan ternak disini. Setelah itu, perang bakal berjalan diawali dengan tarian suku serta diiringi musik tradisional. Terkecuali perang, ada pula lomba karapan babi antar desa serta pesta babi bakar. Anda dapat juga beli kerajinan tangan hasil karya suku setempat.