Cream sari adalah suatu produk kecantikan untuk wajah yang dapat melembabkan, memutihkan serta mencerahkan permukaan kulit wajah anda. Selain itu cream sari terbukti dapat menyamarkan noda hitam dan mencegah timbulnya jerawat. Akhir-akhir ini bisnis cream sari banyak di rintis oleh para pebisnis internet. Banyaknya para agen cream sari tersebut di internet seperti di situs jejaring sosial, membuat para customer bingung menentukan kepada siapa mereka akan membeli. Terlebih lagi menurut berita yang dapat dipercaya kalau cream kecantikan banyak yang palsu dan tidak terdaftar di BPOM. Jelas hal ini semakin menyulitkan para customer untuk dapat membedakan mana yang asli dan palsu.

Kebanyakan cream perawatan yang mereka jual di internet memiliki paket-paket yang berbeda. Paket biasanya dibandrol dengan harga sekitar 200 ribu rupiah yang di dalamnya sudah termasuk cream siang, cream malam dan sabun yang memiliki fungsi utama untuk melembabkan dan mencerahkan kulit.

Cream sari yang asli itu sendiri diproduksi oleh PT. Star Abadi Ratu Indonesia. Dengan bahan-bahan yang terkandung didalamnya merupakan bahan-bahan tradisional dan diproses dengan proses modern. Cream sari yang asli mempunyai nomer registrasi resmi dari BPOM dan tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya didalamnya.

Murahnya cream tersebut menjadikan cream sari produk yang paing diminati oleh pasar produk kecantikan. Para konsumen yang sudah lama memakai cream terebut merasa sudah nyaman dan kebanyakan dari mereka tidak ingin menggantinya dengan produk-produk kecantikan yang lain.

Tidak hanya di internet saja. Para ibu-ibu rumah tangga jual cream sari murah dengan sistem penjualan door to door antar tetangga atau teman dan kerabat-kerabat dekat. Bahkan di kota-kota tertentu cream sari sudah ada terdapat di apotik-apotik.

Cream sari yang terdapat di internet dengan tingkat keaslian 100% biasanya berani memberikan jaminan berupa garansi uang kembali jika cream sari yang mereka jual itu adalah cream sari palsu.

Semakin tingginya minat seseorang terhadap suatu produk maka selalu diiringi dengan pembajakan dan pemalsuan produk dan itu sudah seperti hal yang biasa terjadi di negeri kita ini. Tapi siapakah yang paling dirugikan jika hal demikian terjadi ? jelas para pelanggan dan kedua adalah produsen dari produk tersebut.