Keadaan alam kota Garut yang berbukit-bukit dan memiliki hamparan pantai yang indah menjadikannya tak pernah sepi dari kunjungan para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Dari puluhan tempat wisata di Garut yang sering dikunjungi, ternyata terdapat sebuah intan yang masih tersimpan rapih dibalik bukit hijau. Walaupun memiliki status sebagai curug tertinggi di Kabupaten Garut, Curug Sahyang Taraje masih belum banyak diketahui keberadaannya bahkan oleh orang Garut sendiri. Curug Sahyang Taraje berada di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Curug yang merupakan air terjun tertinggi di Garut ini memiliki ketinggian 90 m dengan jalur air terjun sebanyak dua buah. Kedua jalur tersebut berjarak sekitar 5 m yang dipisahkan oleh rimbunan pohon-pohon yang hijau. Sekilas terlihat seperti kembar.

Curug kembar yang terletak di kawasan Gunung Papandayan ini disebut Curug Sahyang Taraje karena bentuk curug yang seperti tangga atau dalam Bahasa Sunda disebut taraje, sedangkan sahyang berarti kahyangan. Secara lugas dapat diartikan sebagai tangga menuju kahyangan. Berdasarkan legenda setempat, tokoh utama legenda Tangkuban Parahu ‘Sangkuriang’ menggunakan curug ini untuk dapat naik ke langit (kahyangan) dan mengambil sebuah bintang untuk Dayang Sumbi. Di dasar curug terdapat batu besar berbentuk tapal kaki raksasa dan hanya terlihat saat air kolam surut. Ada juga yang mengatakan bahwa di balik Curug Sahyang Taraje terdapat pintu rahasia yang menyimpan harta karun yang dijaga oleh ular besar.