Memiliki kendaraan pribadi memang sangat menguntungkan. Khususnya bagi orang – orang yang mobilitas sangat tinggi.  Mereka tentunya memerlukan alat transportasi yang dapat memudahkan untuk dapat pergi ke berbagai tempat. Banyak orang yang memilih untuk membeli mobil pribadi untuk mempermudah pekerjaannya. Tidak hanya mobil baru, banyak juga yang memilih untuk membeli mobil bekas dengan berbagai pertimbangan.

Namun di sisi lain, memiliki kendaraan pribadi juga memiliki banyak resiko. Memakai kendaraan di jalan raya pasti dapat beresiko mengalami kecelakaan. Apalagi di kota – kota besar yang padat kendaraan. Selain itu kendaraan juga bisa saja mengalami tindakan kejahatan seperti pencurian. Berbagai resiko tersebut dapat menimpa siapa saja. Meskipun hanya memiliki mobil bekas, tidak ada salahnya jika anda mengikuti asuransi mobil bekas untuk mengurangi resiko dari berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.

Banyak perusahaan asuransi yang menawarkan Asuransi mobil bekas. Jenis asuransi ini  adalah suatu perjanjian yang dilakukan antara dua pihak ( perusahaan asuransi dengan nasabah) untuk melindungi mobil bekas dari berbagai ancaman bahaya yang tidak diduga. Asuransi untuk mobil bekas tidak berbeda dengan asuransi untuk mobil baru.

Peserta harus membayar premi dengan jumlah yang sudah ditentukan berdasarkan perjanjian yang telah disepakati. Anda dapat membayar jenis asuransi all risk yang akan memberikan jaminan penggantian resiko secara keseluruhan. Dengan asuransi ini, anda tidak perlu khawatir ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pada mobil bekas anda. Resiko akibat kecelakaan atau kehilangan akan ditanggung seluruhnya oleh pihak perusahaan asuransi.

Memiliki asuransi mobil memang sangat penting dan sangat besar manfaatnya. Namun  sebelum mengasuransikan mobil bekas anda,  ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Jika anda berencana untuk menjual kembali mobil yang dibeli dalam waktu dekat,tidak perlu mengasuransikan mobil tersebut. Jumlah premi yang akan dibayar juga harus disesuaikan dengan keadaan keuangan sehingga tidak akan membebankan anda.

Perhitungkan biaya perbaikan yang harus dikeluarkan jika mobil anda mengalami kecelakaan. Jika biaya tersebut masih terjangkau dan lebih kecil jika dibandingkan dengan biaya premi yang harus dikeluarkan setiap bulan sebaiknya anda mempertimbangkan kembali untuk mengasuransikan mobil bekas yang dimiliki.