Buku adalah jendela dunia merupakan peribahasa yang menggambarkan bahwa tak perlu berkeliling dunia untuk tahu tentang dunia. Membaca banyak buku memberikan pengetahuan dan wawasan sehingga kemampuan dalam menghadapi tantangan kehidupan menjadi baik. Agar bisa mencintai buku, tentu diperlukan minat baca yang tinggi. Inilah yang menjadi semangat para Tanoto Scholars di Makassar untuk anak-anak di sana.

            Tanoto Scholars adalah sebutan untuk para penerima beasiswa Tanoto Foundation. Mereka biasanya tergabung dalam asosiasi sesuai daerah domisili masing-masing di bawah bendera Tanoto Scholars Association (TSA). Salah satunya adalah TSA Universitas Hasanuddin (UNHAS) yang menaungi wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

TSA UNHAS inilah yang tengah berusaha keras menumbuhkan minat baca anak-anak di Makassar melalui kegiatan bernama Ransel Baca sejak Maret 2015. Pada dasarnya, Ransel Baca merupakan kegiatan untuk memudahkan akses anak-anak dalam membaca buku. Para Tanoto Scholars melakukannya dengan sentuhan yang unik. Mereka rutin mendatangi anak-anak di Desa Lakkang di Kota Makassar, dengan membawa ransel yang penuh dengan buku-buku. Mereka tidak hanya meminjamkan buku saja, namun juga membuat kegiatan bercerita, tanya jawab, serta menggambar atau mewarnai.

            Kegiatan tersebut selalu dilakukan dalam suasana ceria. Anak-anak di Desa Lakkang sangat menyukainya dan selalu menanti kehadiran para Tanoto Scholars dengan tidak sabar.

Para Tanoto Scholars memang cerdik untuk mengemas pembelajaran menjadi hal yang menyenangkan. Mereka juga sering mengajar di luar kelas agar anak-anak tidak bosan, juga mengajar melalui beragam permainan.

            “Antusiasme adik-adik dalam setiap kegiatan Ransel Baca semakin meningkat. Terbukti dengan terus bertambahnya jumlah siswa yang berpartisipasi. Bahkan saat kami baru tiba, mereka sudah menyambut sambil memanggil nama-nama kami,” ujar salah satu Tanoto Scholar, La Ode Muhammad Ilham Gafur.

            Pata Tanoto Scholars berharap minat baca anak-anak bakal tumbuh. Selain itu, hal yang tak kalah penting adalah semangat untuk belajar dan meraih pendidikan anak-anak diharapkan tidak akan padam.

            Sementara itu, bagi para Tanoto Scholars sendiri, kegiatan Ransel Baca menghadirkan manfaat besar ke dalam diri masing-masing. Menghadapi anak-anak dengan karakter yang berbeda-beda, membutuhkan kesabaran dan mengasah sikap kepemimpinan mereka.

            Hal tersebut membuktikan bahwa kegiatan Tanoto Foundation berhasil memberi kemudahan akses pendidikan tanpa sekadar memberikan beasiswa. Salah satu misi mereka untuk menjadikan orang para Tanoto Scholars berguna untuk masyarakat dan negara, telah terbukti.

            Selain melalui pengalaman yang didapatkan para Tanoto Scholars di lapangan, Tanoto Foundation memanfaatkan kegiatan Tanoto Scholars Gathering yang diselenggarakan setiap tahun untuk membekali mereka dengan soft skill agar kemampuan semakin meningkat. Mereka melakukannya dengan

            Keluarga Sukanto Tanoto yang mendirikan Tanoto Foundation memang berharap besar terhadap para Tanoto Scholars. Merekalah yang diharapkan membantu merealisasikan mimpi mengentaskan kemiskinan dari Indonesia.

 

Tinggalkan balasan