perkembangan-psikologi-pada-anak-masa-prasekolah-weyth

Perkembangan Psikologi Pada Anak Masa Prasekolah

Perkembangan psikologi pada anak menjadi fokus yang harus diperhatikan oleh para orang tua, terutama bagi anak pada masa prasekolah. Pada masa ini, tumbuh kembang anak rentan ke arah yang salah jika orang tua tidak memiliki panduan yang tepat. Banyak kebutuhan yang saling berkaitan satu dengan lainnya, yang harus dipenuhi oleh para orang tua selama masa perkembangan.

Berikut adalah tips untuk memantau perkembangan psikologi pada masa anak prasekolah yang dapat menjadi panduan bagi para orang tua.

  1. Pastikan asupan nutrisi tercukupi

Hal ini memang terdengar tidak berhubungan, tetapi ini menjadi sangat penting. Nutrisi penting bagi anak-anak selama masa tumbuh dan kembangnya. Nutrisi selain makanan pokok juga harus terpenuhi.

Opsi susu dapat menjadi pilihan untuk mendukung kebutuhan nutrisi tubuh. Susu produksi Wyeth, contoh, dapat menjadi opsi pilihan bagi para orang tua yang mencari susu bernutrisi. Kandungan vitamin dan mineral yang terkandung dalam susu Wyeth mencukupi asupan nutrisi anak.

  1. Hindari Stress

Pastikan anak tidak stress atau dalam tekanan selama tumbuh dan kembangnya. Stress yang diderita anak dikarenakan tekanan orang tua agar memaksakan anaknya berkembang secara prematur. Jangan terlalu memaksa anak untuk tumbuh dan berkembang tidak sesuai pada umurnya. Jangan juga terlalu memaksakan kehendak kita kepada anak kita.

  1. Ajarkan Agama dan Moralitas

Ajarkan anak ajaran agama dan moralitas. Perkembangan sifat emosional dan spiritual anak berperan sangat penting untuk menuntun Anak agar bertumbuh sesuai dengan ajaran agama.

Ajaarkan anak-anak budaya malu dan takut berbuat salah. Ajarkan juga kepada anak kita, bahwa segala sesuatu telah diciptakan oleh Tuhan dan harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

  1. Pastikan Anak dapat bersosialisasi

Perkembangan psikologi pada masa anak prasekolah berfokus kepada apakah anak tersebut memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik. Anak yang memiliki sosiosentris (mau memperhatikan kepentingan orang lain) memiliki pertumbuhan diri yang baik. Kemampuan ia untuk saling bekerja sama juga menjadi faktor yang harus diperhatikan oleh setiap orang tua.