Mesin fotocopy merupakan alat untuk memperbanyak atau menggandakan file atau berkas. Biasanya digunakan untuk kepentingan pengerjaan kantor seperti administarsi atau arsip. Harga jual mesin fotocopy terbilang cukup mahal, oleh karena itu tidak semua kantor instansi memiliki alat tersebut. Hanya perusahaan bonafit saja yang mempunyai alat tersebut.

Banyak juga yang jual mesin fotocopy yang bekas pakai. Tentu harga bisa lebih murah dibanding yang baru. Akan tetapi kondisi mesin dan suku cadang kadang jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kita harus teliti jika ingin membeli yang second hand. Ada beberapa tips cara memilih mesin fotocopy yang bekas pakai, diantaranya:

  1.    Perhatikan suku cadang mesinnya, apakah masih komplit dalam artian masih bagus atau harus ada yang diperbaiki. Hal ini dilakukan agar kita tidak mengalami kerugian. Jika dikira beban perbaikan lebih mahal, lebih baik beli yang baru.
  2.    Jangan terkecoh dengan casing yang bagus. Karena tidak menjamin mesin di dalamnya juga masih mulus. Hal ini sering dilakukan penjual agar pembeli beranggapan jika casingnya bagus maka tentu di dalamnya juga bagus.
  3.    Periksa koneksi komputernya. Apakah hanya mengcopy atau full system. Harga keduanya relatif berbeda.

4.    Yang terakhir persiapkan diri anda untuk menjadi teknisi amatir. Jika anda ingin memulai usaha di bidang fotocopy, minimal anda harus tahu merawat atau men-servis mesinnya. Jika tidak hal ini akan dimanfaatkan oleh si penjual. Maka tanya dan mintalah buku petunjuk servicenya sebelum memutuskan untuk membeli.